Baca Jambi – Gubernur Jambi Al Haris meninjau pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III.B di Kabupaten Bungo, Senin (19/10/2026). Sekolah yang dibangun di atas lahan seluas 7,6 hektare tersebut ditargetkan mampu menampung 2.520 siswa dari keluarga kurang mampu.
Al Haris mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat di Bungo menjadi tambahan fasilitas pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin di Provinsi Jambi. Sekolah tersebut dirancang dengan fasilitas lengkap dan teknologi pembelajaran modern.
“Jambi sudah ada dua Sekolah Rakyat, sekarang bertambah dua lagi. Tipe yang kedua ini berbeda, lebih besar dan lengkap. Dana fisiknya saja hampir Rp200 miliar, belum termasuk isinya,” kata Al Haris saat meninjau lokasi pembangunan.
Menurutnya, pembangunan fisik Sekolah Rakyat dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), sedangkan penyediaan peralatan dan perlengkapan sekolah didukung Kementerian Sosial. Fasilitas tersebut mencakup komputer, peralatan dapur, perlengkapan makan, hingga papan interaktif untuk kegiatan belajar mengajar.
Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin, terutama kelompok desil 1 hingga 3 yang membutuhkan perhatian dan dukungan dalam mengakses pendidikan.
Sekolah tersebut akan menampung siswa jenjang SD, SMP, dan SMA dengan sistem asrama. Menurut Al Haris, konsep ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan sekaligus memberikan perlindungan kepada anak-anak yang menghadapi persoalan sosial dan ekonomi.
“Anak-anak miskin yang sebelumnya tidak pernah membayangkan bisa bersekolah dengan fasilitas seperti sekolah favorit, nanti bisa sekolah di sini. Ini langkah maju luar biasa bagi anak-anak kita,” ujarnya.
Al Haris menyebutkan, kapasitas Sekolah Rakyat di Bungo akan jauh lebih besar dibandingkan fasilitas yang telah beroperasi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kota Jambi, yang secara keseluruhan disebutnya menampung sekitar 1.100 siswa.
Dengan kapasitas hingga 2.520 siswa, Sekolah Rakyat di Bungo diharapkan dapat menjangkau lebih banyak anak dari keluarga kurang mampu dan memberikan kesempatan memperoleh pendidikan yang layak.
Ia juga menyampaikan bahwa proses lelang pembangunan Sekolah Rakyat di Bungo dan Sarolangun telah selesai, dan penyedia pekerjaan telah menandatangani kontrak. Pemerintah Provinsi Jambi berharap pembangunan seluruh Sekolah Rakyat yang direncanakan dapat terealisasi.
Terkait anggaran, Al Haris menyampaikan bahwa total anggaran pembangunan fisik Sekolah Rakyat di dua lokasi, yakni Bungo dan Sarolangun, mencapai Rp792 miliar.
Ia mengapresiasi pihak yang telah menghibahkan tanah, Pemerintah Kabupaten Bungo, serta Balai dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembangunan tersebut.
Al Haris berharap pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu sehingga fasilitas pendidikan itu segera dimanfaatkan oleh anak-anak di Kabupaten Bungo dan sekitarnya.
“Semoga pembangunannya cepat selesai dan bisa digunakan oleh anak-anak Bungo untuk bersekolah di sini. Terima kasih kepada Pak Bupati, Balai, dan semua pihak yang telah membantu percepatan pembangunan,” tutupnya. (Red/Diskominfo)











