Baca Jambi – Gubernur Jambi Al Haris meminta seluruh bupati dan wali kota di Provinsi Jambi tetap berinovasi dan mencari peluang pembangunan di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bungo dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Kabupaten Bungo Tahun 2026 di Gedung DPRD Kabupaten Bungo, Senin (19/10/2026).
Al Haris mengatakan, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghambat bagi pemerintah daerah untuk melaksanakan pembangunan. Menurutnya, kepala daerah harus aktif mencari peluang program yang dapat mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Memang anggaran kita kecil, tapi peluang itu besar. Kalau kita terus bekerja mencari peluang-peluang, insya Allah ada jalan,” kata Al Haris.
Ia mencontohkan program Sekolah Rakyat di Senang Lelang, Kabupaten Bungo, yang menurutnya telah menunjukkan perkembangan setelah penyedia layanan atau provider menandatangani kontrak.
Gubernur juga mengapresiasi sejumlah indikator pembangunan Kabupaten Bungo. Berdasarkan data tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Bungo mencapai 4,44 persen, meningkat dibandingkan tahun 2024 sebesar 3,36 persen.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bungo juga meningkat dari 74,44 pada 2024 menjadi 75,15 pada 2025. Sementara itu, tingkat partisipasi angkatan kerja tercatat 69,97 persen, tingkat pengangguran terbuka 4,33 persen, dan angka kemiskinan sebesar 5,17 persen.
Meski demikian, Al Haris mengingatkan pemerintah daerah agar memperkuat penanganan stunting melalui koordinasi lintas sektor.
Selain pembangunan, ia menyoroti persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada kabut asap di Provinsi Jambi. Ia mengapresiasi Kabupaten Bungo dan Merangin yang disebutnya tidak termasuk daerah dengan angka karhutla tinggi.
Menurut Al Haris, penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan. Ia meminta para bupati dan wali kota aktif melakukan pencegahan serta pemadaman kebakaran di wilayah masing-masing.
“Saya mohon dukungan seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla. Ini tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya mengubah kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar melalui edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, upaya tersebut perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kebakaran lahan tidak terus berulang setiap musim kemarau.
Dalam kesempatan itu, Al Haris turut mengapresiasi kerja sama pemerintah daerah, DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan masyarakat Kabupaten Bungo dalam mendukung pembangunan.
Sementara itu, Bupati Bungo Dedi Putra mengatakan, perjalanan 61 tahun Kabupaten Bungo tidak terlepas dari kontribusi para pemimpin terdahulu. Ia menyebut berbagai capaian pembangunan yang dirasakan saat ini merupakan hasil kerja keras dan pengabdian yang telah dilakukan selama bertahun-tahun.
Dedi mengakui, keterbatasan keuangan daerah menjadi tantangan dalam menjalankan pembangunan. Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat memanfaatkan peluang yang ada serta meningkatkan kualitas kerja.
“Dengan kondisi keuangan yang sangat terbatas sekarang, kita harus memanfaatkan peluang yang sebaik-baiknya,” kata Dedi.
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah mengambil keputusan secara bijaksana dan objektif serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Usai rapat paripurna, Al Haris kembali menyampaikan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Bungo dalam mendorong pembangunan daerah. Ia menilai pemerintah kabupaten bersama DPRD terus mengembangkan berbagai program dan inovasi meski menghadapi keterbatasan anggaran.
Menurutnya, pengembangan Bandara Muara Bungo dan berbagai program pembangunan lainnya diharapkan dapat mendukung kemajuan daerah serta meningkatkan pendapatan Kabupaten Bungo pada masa mendatang.
Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Bungo Muhamad Adani, S.H., M.Kn., dan dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hesnidar Haris, unsur pemerintah daerah, Forkopimda, serta sejumlah undangan lainnya. (Red/Kominfo)











