• Hubungi Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
Senin, Oktober 12, 2026
Bacajambi.id
  • Login
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SELEBRITIS
  • HUKRIM
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SELEBRITIS
  • HUKRIM
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Bacajambi.net

Dirjen Keuangan Daerah Fatoni Sebut Optimalisasi Pendapatan dan Efisiensi Belanja Jadi Kunci Pengelolaan Keuangan Daerah 

R3daksi by R3daksi
11 November 2025
in NASIONAL, Pemerintahan
0
Dirjen Keuangan Daerah Fatoni Sebut Optimalisasi Pendapatan dan Efisiensi Belanja Jadi Kunci Pengelolaan Keuangan Daerah 

Jakarta – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni menekankan pentingnya langkah strategis dalam menjaga stabilitas dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah di tengah tantangan fiskal saat ini. Hal ini diungkapkannya di Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (05/11/2025).

Menurutnya, terdapat dua jenis belanja daerah yang relatif sulit untuk dikurangi, yaitu Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat.

READ ALSO

Kejaksaan Agung Sita Sejumlah Aset Para Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola MBG di BGN

‎Sidak ke PT SMM, Komisi XII DPR RI Hentikan Sementara Operasional Pabrik

Namun demikian, evaluasi secara objektif terhadap kedua pos belanja tersebut perlu dilakukan agar pengelolaan anggaran daerah tetap efisien dan tepat sasaran.

“Momen seperti sekarang ini penting untuk melakukan evaluasi secara objektif, apakah benar suatu belanja masih diperlukan atau tidak. Misalnya untuk TPP, jika tidak mau dikurangi, maka harus berbasis Kinerja,” ucap Fatoni.

“Pemerintah daerah dapat menetapkan batas maksimal, tetapi pembayarannya disesuaikan dengan capaian kinerja pegawai. Jika kinerja tidak tercapai, maka tidak dibayar penuh,” jelas Dirjen Bina Keuangan Daerah,” sambungya.

Beberapa daerah, lanjutnya, telah menerapkan mekanisme berbasis kinerja tersebut, dan terbukti dapat memberikan penghematan yang signifikan setiap bulan. Sistem ini juga mendorong peningkatan produktivitas aparatur daerah melalui insentif yang lebih adil dan terukur.

Lebih lanjut, Fatoni menegaskan bahwa dalam kondisi keuangan yang menantang seperti saat ini, terdapat dua langkah utama yang perlu dilakukan oleh pemerintah daerah.

Pertama, yaitu mengoptimalkan pendapatan daerah melalui peningkatan potensi pajak dan retribusi, serta memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas sumber pendapatan sah daerah.

Kemudian yang kedua juga mengoptimalkan belanja daerah agar lebih efektif, efisien, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Dua hal ini harus berjalan beriringan, meningkatkan pendapatan sekaligus memastikan belanja benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat. Efisiensi bukan berarti memangkas tanpa arah, tapi memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat maksimal,” tegasnya.

Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Bina Keuangan Daerah akan terus memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah dalam melakukan evaluasi dan optimalisasi anggaran, sehingga kebijakan fiskal daerah dapat mendukung pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (tugas)

Tags: Agus FatoniDirjen Bina Keuangan DaerahKementerian Dalam NegeriPengelolaan Keuangan Daerah

Related Posts

Kejaksaan Agung Sita Sejumlah Aset Para Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola MBG di BGN
NASIONAL

Kejaksaan Agung Sita Sejumlah Aset Para Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola MBG di BGN

‎Sidak ke PT SMM, Komisi XII DPR RI Hentikan Sementara Operasional Pabrik
NASIONAL

‎Sidak ke PT SMM, Komisi XII DPR RI Hentikan Sementara Operasional Pabrik

‎Transisi MPLS PAUD hingga SD 2026, TP PKK Sarolangun Dorong Lingkungan Sekolah Ramah Anak
Pemerintahan

‎Transisi MPLS PAUD hingga SD 2026, TP PKK Sarolangun Dorong Lingkungan Sekolah Ramah Anak

Mursyid Yusmar Sonsang Jadi Delegasi JMSI di Forum Jurnalis Internasional Tiongkok
Daerah

Mursyid Yusmar Sonsang Jadi Delegasi JMSI di Forum Jurnalis Internasional Tiongkok

Swiss-Belhotel Jambi Dilelang? Nilai Limit Rp201,8 Miliar
Daerah

Swiss-Belhotel Jambi Dilelang? Nilai Limit Rp201,8 Miliar

Evaluasi Layanan Pemasyarakatan Harus Menutup Celah Masalah, Bukan Sekadar Memperbaiki Dokumen
NASIONAL

Evaluasi Layanan Pemasyarakatan Harus Menutup Celah Masalah, Bukan Sekadar Memperbaiki Dokumen

Next Post
Ditjen Keuda Kemendagri Peroleh Peringkat Pertama Penghargaan Pengelolaan Keuangan dan Anggaran 

Ditjen Keuda Kemendagri Peroleh Peringkat Pertama Penghargaan Pengelolaan Keuangan dan Anggaran 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

No Content Available
Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

EDITOR'S PICK

OJK Catat Kinerja IJK di Jambi Tumbuh Positif Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah

OJK Catat Kinerja IJK di Jambi Tumbuh Positif Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Konflik Panjang Zona Merah, Walikota Jambi Tegaskan Komitmen Pulihkan Hak Warga

Konflik Panjang Zona Merah, Walikota Jambi Tegaskan Komitmen Pulihkan Hak Warga

Safari Subuh di Masjid Raya Magat Sari, Gubernur Al Haris Ingatkan Warga Hadapi Kemarau dan Bijak Gunakan BBM

Safari Subuh di Masjid Raya Magat Sari, Gubernur Al Haris Ingatkan Warga Hadapi Kemarau dan Bijak Gunakan BBM

Sekda Pimpin Upacara HUT Provinsi Jambi ke-68 di Tanjab Barat

Sekda Pimpin Upacara HUT Provinsi Jambi ke-68 di Tanjab Barat

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pasang Iklan

© 2023 BacaJambi.ID

No Result
View All Result
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SELEBRITIS
  • HUKRIM
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN

© 2023 BacaJambi.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In